Sabtu, 24 Desember 2016

Cara Budidaya Lobster Air Tawar Bagi Pemula

Saat ini orang yang membudidayakan lobster air tawar masih belum banyak, sementara permintaannya semakin hari semakin bertambah.  Lobster pun sekarang sudah bisa dikembangkan di lokasi yang Anda pilih. Anda bisa membudidayakan lobster di kolam tanah maupun terpal. Hanya saja, Anda harus melakukan perawatan dengan cermat agar budidaya lobster dapat berhasil serta menguntungkan. 

Untuk membudidayakan lobster air tawar sangat mudah,dilihat dari badannya yang kokoh dan tahan terhadap penyakit,dan tahan segala cuaca.namun perlu diperhatikan apabila membudidayakanya untuk dikomersilkan ,tentu butuh perhitungan yang cukup matang.namun bila hanya untuk sekedar  mengisi kekosongan waktu .hobi atau hiasan aquarium sebaiknya segera mulailah dari sekarang.Karena Peluang Usaha cukup luas dan Peluang Bisnis yang menjanjikan.

Berikut ini adalah langkah-langkah membudidayakan lobster air tawar, yaitu :

1. Habitat lobster

 
Hal pertama yg harus Anda tentukan adalah habitat dari lobster air tawar tersebut. Apakah Anda akan membudidayakan lobster di kolam tanah, akuarium, kolam semen, atau kolam terpal. Anda perlu menyiapkannya dengan seksama serta sebenar-benarnya. Namun begitu terpenting adalah Anda harus memberi air seminggu sebelum penebaran benih lobster ke dalamnya. Khususnya jika Anda menggunakan air PAM yg mengandung kaporit. Dengan membiarkannya selama 1 minggu, maka bisa menghindarkan serta membersihkan air tersebut dari kaporit serta bau air dari tanah.

2. Pemberian pakan

Namun paling penting dalam perawatan lobstr di air yg tawar tersebut adalah bagaimana Anda bisa memberikan pakan sesuai ukuran yg mereka butuhkan, bahkan lebih. Hal tersebut karena dalam budidaya lobster air  memiliki sifat kanibalisme seperti halnya lele. Ketika asupan makanan kurang, maka yg akan menjadi santapan mereka adalah temannya sendiri. Untuk mencegah kekurangan asupan makanan, sebaiknya, Anda beri paralon di dasar kolam. Baik itu kolam akuarium maupun kolam semen serta tanah, paralon tersebut akan sangat berguna bagi lobster yg sedang berkembang biak di dalamnya. Sebab paralon tersebut bisa digunakan sebagai tempat bersembunyi lobster yg kecil dari lobster yg lebih besar serta akan memangsanya. Di paralon tersebut juga bisa Anda buat ventilasi udara supaya bisa mendukung kesuksesan cara mudah budidaya lbster di air yg tawar tersebut.

Hewan air yg satu ini mengalami pergantian kulit sama dengan ular. Pada saat pergantian kulit inilah saat di mana lobster sangat lemak serta bisa menjadi sasaran pakan saat asupan makanan berkurang. Namun saat pergantian kulit selesai, ukuran lobster biasanya akan bertambah besar. Pemberian pakan baiknya dilakukan 2 kali sehari, yakni pagi serta sore hari menjelang malam. Makan yg bisa diberikan adalah
  • Pellet 
  • Jagung basah diparut serta sayuran lain 
  • Ketela pohon diparut 
  • Plankton

3. Pemilihan bibit

Bibit bisa didapatkan dengan mengawinkan lobster betina serta jantan yg bisa dibedakan berdasarkan warna capitnya. Untuk bibit terbaik, sebaiknya pilih yg ukurannya 1 inci hingga 2 inci. Lalu dimasukkan dalam kolam pembesaran. Jangan lupa pasang kincir supaya gelembung udara lancar. Sebagai pengganti kincir, Anda juga bisa menggunakan aerator.     

Cara mebedakan lobster jantan dan betina :
Sepintas dilihat pisik dari lobster jantan dan betina tidaklah jauh beda, besar kecilnya semua sama, namun bedanya adalah 

  • warna dari capit. bila sijantan bercapit merah menyala (merahnya lebih luas) bila sibetina capit berwarna hitam dan merahnya hanya sedikit saja.    
Jantan


Betina
  • Melihat alat kelaminnya (gonopore). Cara ini lebih ampuh dibandingkan dengan kedua cara di atas, dengan tingkat kepastian 100%. Untuk melihat gonopore, yang harus dilakukan adalah menangkap lobster tersebut dengan kedua tangan. Satu tangan memegang bagian dadanya dan tangan yang lain memegang bagian ekornya agar tidak berontak. Kemudian perhatikan pangkal kaki jalan lobster tersebut. Red claw jantan memiliki gonopore berbentuk tonjolan pada pangkal lali jalan yang ke-5. Sedangkan red claw betina memiliki gonopore dengan bentuk lingkaran agak cembung dengan lubang kecil di tengahnya pada pangkal kaki jalan ke-3. Penghitungan kaki jalan dimulai dari capit sebagai kaki jalan pertama diikuti kaki jalan berikutnya sebagai nomor 2,3,4, dan 5. Dengan memperhatikan letak gonopore, peternak tidak akan salah dalam membedakan lobster red claw jantan dan betina


4. Ketersediaan Oxygen 

 
Oksigen yang terlarut dalam air merupakan faktor terpenting dalam memelihara semua jenis hewan air, termasuk lobster. Oksigen terlarut dapat diperoleh dari aerator, atau alat-alat aquarium lain yang banyak dijual di toko perlengkapan ikan.
Dalam berbudidaya lobster, kualitas air harus senantiasa terjaga. Hal ini untuk menjaga lobster dari berbagai penyakit dan menjaga nafsu makannya.

5. Tempat Persembunyian

Lobster merupakan hewan yang membutuhkan tempat untuk bersembunyi, terutama ketika siang hari dan proses molting (pergantian kulit/cangkang). Tempat persembunyian bisa dibuat dari rooster atau paralaon/PVC dengan ukuran yang disesuaikan dengan tubuh lobster.

6. MOULTING/Pergantian Kulit Cangkang

Proses moulting (pergantian kulit/cangkang) terjadi karena pertumbuhan badan lobster. Pada saat proses moulting lobster mengeluarkan aroma yang amis sehingga mengundang lobster lain untuk memangsanya. Oleh karena itu untuk meminimalisir terjadinya kanibal  perlu diperhatikan kepadatan populasi dan shelter (tempat persembunyian).

7. PEMIJAHAN/Proses Kawin

Dalam usia sekitar 7 bulan, lobster mulai mencari pasangannya untuk melakukan pemijahan. Oleh karena itu idealnya dalam satu tempat terdapat 3 lobster jantan dan 5 lobster betina.

8. PENGERAMAN

Setelah terjadi proses perkawinan, maka lobster akan meletakkan telur-telur di sirip renangnya dan menutup/melindunginya dengan ekornya. Biasanya proses pengeraman terjadi satu hingga satu setengah bulan.

 


Cara mengembang biakkan lobster air tawar :
Ada banyak cara mengembangbiakan lobster air tawar ,ada yang dilakukan dengan cara alami,ada juga yang dilakukan dengan cara Riset yaitu dengan perkawinan silang yang mana nantinya akan menghasilkan bibit lobster unggulan, bahkan akan mendapatkan lobster - lobster yang cepat tumbuh besar dan cepat berkembang biak.


Cara penetasan lobster air tawarn Untuk kolam aquarium.
  • Yang pertama diperhatikan adalah induk betina, bila ekor menekuk terus pertanda sedang bertelur 
  • Pengeraman ini akan makan waktu kira-kira 5 minggu.disarankan saat melihat kondisi tersebut ,tulis tanggal berapa? Artinya saat melihat itu anda bisa memperkirakan usia telur tsb. 
  • Saat proses pengeraman atau istilah lain gendong telur ,sepasang lobster akan selalu berdampingan terus, disarankan saat proses pengeraman ( gendong telur ) jangan memegang lobster induk betina, dikawatirkan dia akan kaget sehingga telur akan terlempar dan lepas ,namun bila terjadi sesuatu  missalnya  kolam bocor atau lainnya anda bisa memindahkan induknya saat bersembunyi didalam paralon. Caranya tutup dengan kedua tangan anda kedua ujung paralon tsb dan angkat perlahan – lahan namun perlu hati – hati jangan sampai kaget.disinilah asiknya Bisnis Lobster Air Tawar. 
  • Ada perubahan warna telur : Minggu pertama berwarna merah pucat dan minggu berikut merah dan biasanya ekor akan mulai terbuka, dan telur akan diayun-ayun oleh induknya,disini telur akan bisa dilihat warnanya. Saat usia pengereman mencapai 3-4 minggu segera pisahkan induk jantannya ( pisahkan ), amati terus masa-masa 4 _5 minggu dikawatirkan sudah ada anakan lobster yang sudah terlepas dari induknya, disini peran pompa sangat penting artinya filter perlu diperhatikan jangan sampai anakan lobster lolos melalui filter tsb ( anakan jangan tersedot pompa ). 
  • Bila sudah terlihat anakan lobster yang terlepas dari induknya : artinya penetasan sudah dikatakan berhasil , namun biar lebih sempurna tunggu 3 hari lagi, setelah itu angkat indukan dan kocok-kocok  didalam aquarium agar anakan terlepas semua dari perut induknya, kemudian .dan pisahkan induknya dari anakan tsb.atau campurkan lagi dengan induk jantan , begitu seterusnya akan bertelur lagi dan bertelur lagi.mudah bukan.

Cara pembesaran lobster air tawar :

 
Di alam terbuka seperti kolam tanah atau kolam semen dan terpal, Yang perlu diperhatikan disini, untuk pembesaran lobster air tawar adalah : 

  • Diawali dari persiapan kolam atau tempat tentunya, yang sudah terisi air 1 minggu sebelum bibit ditebar. Cara pembesaran lobster sekala besar / banyak.disarankan pilihlah bibit yang ukuran 1” s/d 2”.dengan target saat panen nantinya mampu menghasilkan lobster ukuran 10 – 12 ekor  /kg. 
  • Yang tak kalah pentingnya biasanya ditambak tambak udang selalu dipasang kincir kincir angin yang bertujuan untuk membuat oksgin/ gelembung udara,disini disarankan untuk memasang aerator sebagai ganti kincir tsb.agar gelembung udara selalu ada.
Cara pembesaran lobster air tawar dalam aquarium :
  • Yang paling utama tentunya  aquarium harus ada, ukuran tidak diharuskan, namun normalnya ukuran aquarium 100x50x30 (panjang x lebar x tinggi ) ukuran ini sudah mampu diisi 1:2 pasang lobster ( 1 jantan dan 2 betina ). Tidak boleh ketinggalan pompa filter dan aerator diharuskan ada , karena suhu dalam aquarium cukup pengap, juga tidak kalah pentingnya pengisian air  cukup 15 cm dari dasar aquarium dan usahakan ada bebatuan atau bata merah berlubang yang tidak terendam, karena adakalanya lobster akan mengirup udara  ( dede @ja wa ) atau mengeringkan badan perlu diketahui bahwa lobster itu mampu bertahan hidup tanpa air selama 8 jam bahkan lebih. Jadi memang benar benar kokoh silobster itu.

Semoga bermanfaat, sumber dari beberapa artikel


Tidak ada komentar:

Posting Komentar